6 Mar 2026 16:40 - 2 menit membaca

Dek Fad Ajak Masyarakat Ramaikan Penutupan Aceh Ramadhan Festival

Bagikan

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan bahwa Aceh Ramadhan Festival yang telah berlangsung sejak 1 Maret 2026 direncanakan akan ditutup langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.

Fadhlullah mengatakan, penutupan festival tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu sore dan akan dirangkai dengan kegiatan buka puasa bersama masyarakat.

“Insya Allah, besok Bapak Mendagri akan menutup secara resmi Aceh Ramadhan Festival pada sore hari, yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Sejumlah menteri juga dijadwalkan hadir untuk merasakan langsung semarak Ramadhan di Bumi Serambi Mekkah,” ujar Fadhlullah.

Selain Mendagri, sejumlah pejabat dari kementerian juga diagendakan hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan syiar Islam serta ekonomi kreatif berbasis religi di Aceh.

Fadhlullah yang akrab disapa Dek Fad menegaskan, penutupan festival ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum kebersamaan sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat Aceh.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Banda Aceh dan Aceh Besar, untuk hadir dan bersama-sama meramaikan penutupan Aceh Ramadhan Festival yang dirangkai dengan buka puasa bersama dan peringatan Malam Nuzulul Qur’an,” ujarnya.

Panitia juga menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan menarik untuk memeriahkan penutupan festival, di antaranya atraksi budaya khas Aceh serta parade idang atau hidangan berbuka puasa yang disediakan bagi ribuan masyarakat.

Selain itu, bubur pedas (ie bu peudah-peudah) dan bubur kanji (ie bu kanji) juga akan dibagikan secara gratis kepada pengunjung yang hadir.

Di area lapangan parkir depan masjid, turut disediakan stan kuliner berbayar yang melibatkan pelaku UMKM dari Banda Aceh dan Aceh Besar. Langkah ini diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi lokal selama bulan Ramadhan.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat, Pemerintah Aceh berharap penutupan Aceh Ramadhan Festival dapat menjadi momentum religius sekaligus memperkuat identitas Aceh sebagai daerah yang konsisten menghidupkan syiar Islam melalui balutan budaya dan ekonomi kreatif.