25 Jan 2025 10:21 - 2 menit membaca

Dosen STAI Nusantara Dilatih Gunakan BiblioMdtics Untuk Penelitian Scopus

Bagikan

Banda Aceh,– Dosen Nusantara antusias mengikuti pelatihan bertajuk “BiblioMdtics: A Tool for Analysis of Scientific Work Publication” yang digelar secara daring pada akhir pekan lalu. Kegiatan ini menghadirkan Cut Afrina sebagai narasumber utama. Dalam sesi diskusi, Cut Afrina menekankan pentingnya penguasaan alat bantu analisis publikasi ilmiah untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan penelitian, khususnya demi menembus publikasi Scopus.

Dalam pemaparannya, Cut Afrina menjelaskan bahwa BiblioMdtics merupakan solusi inovatif di bidang bibliometrics yang memudahkan peneliti dan akademisi dalam menganalisis, mengelola, serta memetakan data publikasi ilmiah. “Melalui BiblioMdtics, kita dapat melihat tren penelitian terkini, kolaborasi antarpakar, serta mengidentifikasi jurnal atau konferensi yang relevan,” ujar Cut Afrina.

Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah bagaimana menembus publikasi di jurnal bereputasi internasional, seperti Scopus. Menurut Cut Afrina, ada beberapa poin kunci yang harus diperhatikan:

“Untuk menembus publikasi Scopus, pilih topik penelitian yang relevan, terbaru, dan memiliki novelty yang jelas. Pastikan metodologi penelitian kuat, data valid, dan ikuti format serta panduan penulisan dari jurnal yang dituju. Tingkatkan kualitas artikel dengan bahasa akademik yang baik, referensi terkini, serta gunakan aplikasi manajemen referensi untuk konsistensi. Lakukan kolaborasi, manfaatkan pelatihan, dan bersiaplah menghadapi revisi dengan konsistensi dan kesabaran.” Ungkapnya

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga network atau jejaring antarpeneliti agar dapat terus bertukar informasi dan bekerja sama mengembangkan penelitian yang berdampak luas. Pelatihan ini pun dimanfaatkan oleh Dosen Nusantara untuk berdiskusi dan saling berbagi pengalaman.

Para peserta menyambut baik materi yang disampaikan. “Kami merasa terbantu dengan adanya BiblioMdtics. Tools ini mempermudah penelusuran state of the art dari berbagai kajian ilmiah, termasuk penyaringan sumber referensi yang kredibel, Kita berharap kedepan ada pelatihan Lanjuta” ujar Yusuf Zulkifli salah satu peserta.