13 Feb 2025 12:57 - 2 menit membaca

Dr. Tgk. H. Luthfi H. Sofyan, M.Sos. Raih Gelar Doktor dengan Disertasi tentang Strategi Komunikasi dan Fundraising Berbasis Kearifan Lokal

Bagikan

Medan, 13 Februari 2025 – Dr. Tgk. H. Luthfi H. Sofyan, M.Sos., Pimpinan Dayah Harapan Ummmat Arongan Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, sekaligus Komisioner Baitul Mal Kabupaten Bireuen dan Wakil Ketua 1 Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Bireuen, telah berhasil menyelesaikan pendidikan pada jenjang doktor (S3) di Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan. Promosi doktor tersebut dilaksanakan hari ini di Aula FDK UINSU Medan.

Disertasi yang dipresentasikan oleh Dr. Tgk. H. Luthfi H. Sofyan, M.Sos. berjudul “Strategi Komunikasi dan Fundraising Berbasis Kearifan Lokal pada Baitul Mal dalam Optimalisasi Pengumpulan Zakat dan Infak di Kabupaten Bireuen”. Disertasi ini mengangkat pentingnya pendekatan kearifan lokal dalam meningkatkan efektivitas komunikasi dan pengumpulan dana zakat serta infak, yang sangat relevan dengan peran beliau sebagai Komisioner Baitul Mal Kabupaten Bireuen.

Majlis sidang promosi doktor dipimpin oleh Prof. Dr. H. Akmal Tarigan, M.Ag., sebagai ketua sidang, menggantikan posisi sebelumnya. Sidang promosi ini juga dihadiri oleh sejumlah akademisi terkemuka, termasuk Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., Prof. Dr. Hasan Sazali, M.Ag., dan Prof. Dr. Abdullah, M.Si., serta penguji internal dan eksternal lainnya.

Dalam sambutannya, Dr. Tgk. H. Luthfi H. Sofyan, M.Sos. mengucapkan terima kasih kepada para promotor, penguji, keluarga, dan rekan-rekan seangkatan yang telah mendukung dan menghadiri acara tersebut. Beliau berharap agar ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan strategi komunikasi dan fundraising berbasis kearifan lokal, serta memberikan kontribusi positif bagi Baitul Mal dan organisasi NU di Kabupaten Bireuen.

Dengan diraihnya gelar doktor ini, Dr. Tgk. H. Luthfi H. Sofyan, M.Sos. diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam pengembangan ilmu komunikasi dan penyiaran Islam, serta penguatan lembaga-lembaga keumatan di Indonesia, khususnya di wilayah Aceh.[]