2 Jan 2026 14:29 - 3 menit membaca

Khutbah Awal 2026: Perbarui Iman dan Islam, Pesan Tgk Saifuddin di Aceh Besar

Bagikan

Khutbah awal 2026 di Aceh Besar, Tgk Saifuddin mengajak umat memperbarui komitmen iman dan Islam, evaluasi diri, serta memperkuat ibadah menjelang Ramadhan.


Aceh Besar – Umat Islam perlu menjadikan awal tahun 2026 sebagai momentum memperbarui komitmen keimanan dan keislaman. Langkah ini penting agar umat lebih siap menghadapi perubahan zaman serta menjaga masa depan generasi.

Pesan tersebut disampaikan oleh akademisi UIN Ar-Raniry, Tgk Saifuddin A. Rasyid, saat menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Jamik Baitul Jannah, Jumat, 2 Januari 2026, bertepatan dengan 13 Rajab 1447 H.


Evaluasi Diri di Awal Tahun

Tgk Saifuddin mengajak jamaah melihat kembali perjalanan hidup selama 2025. Setiap orang sudah mengetahui amal yang telah ia lakukan. Karena itu, umat perlu meningkatkan kualitasnya pada tahun ini.

Ia menekankan pentingnya mengukur kekuatan iman, kedekatan kepada Allah, serta mutu ibadah sehari-hari. Umat juga harus siap menghadapi pengaruh negatif yang bisa melemahkan diri dan keluarga.

Awal tahun, menurutnya, menjadi titik tolak untuk berubah secara sadar, bukan sekadar rutinitas pergantian kalender.


Pergantian Tahun sebagai Etape Kehidupan

Tgk Saifuddin menilai pergantian tahun hanyalah penanda perjalanan hidup. Umat dapat memakainya untuk menata langkah menuju kondisi yang lebih baik.

Ia mengibaratkannya seperti berjalan di atas jembatan. Setiap orang perlu hati-hati agar selamat sampai tujuan.


Tantangan Generasi Makin Berat

Menurut Tgk Saifuddin, tantangan masa depan tidak ringan. Lingkungan sosial terus berubah. Anak-anak menghadapi banyak godaan yang bisa menjauhkan mereka dari nilai agama.

Karena itu, umat harus berpegang teguh pada pedoman Al-Qur’an dan Sunnah Nabi.

Sebagai rujukan bacaan, jamaah dapat mempelajari tafsir dan panduan ibadah melalui situs resmi seperti Kementerian Agama Republik Indonesia (https://kemenag.go.id).


Kelalaian yang Perlu Diperbaiki

Ia juga mengingatkan sejumlah kelalaian yang sering terjadi. Sebagian umat masih menunda shalat berjamaah. Ada yang kurang peduli pada infak, dakwah, serta pendidikan iman dan akhlak dalam keluarga.

Momentum awal tahun harus menggerakkan setiap pribadi untuk kembali mengambil peran di tengah masyarakat.

Baca juga:
➡️ Mobil Klinik FDP di Bireuen, Anak-anak Korban Banjir 
➡️ Paguyuban Pasundan Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Lima Kabupaten

Enam Langkah Menguatkan Iman

Tgk Saifuddin menawarkan enam langkah praktis agar iman semakin kokoh:

  1. Berdoa agar selalu mendapat hidayah.
  2. Memperbanyak tahlil sebagai pembaruan iman.
  3. Meningkatkan tilawah Al-Qur’an.
  4. Memperbanyak zikir.
  5. Istiqamah menjalankan perintah Allah dan Rasul.
  6. Rajin bertaubat dan beristighfar.

Langkah ini perlu dilakukan secara konsisten, bukan musiman.


Persiapan Menuju Ramadhan

Di akhir khutbah, Tgk Saifuddin mengingatkan bahwa bulan Ramadhan semakin dekat. Waktunya tinggal sekitar satu setengah bulan. Umat perlu menyiapkan diri sejak sekarang.

Perencanaan yang baik akan membantu setiap muslim meraih kualitas ibadah yang lebih tinggi saat Ramadhan tiba.