

Khutbah awal 2026 di Aceh Besar, Tgk Saifuddin mengajak umat memperbarui komitmen iman dan Islam, evaluasi diri, serta memperkuat ibadah menjelang Ramadhan.
Aceh Besar – Umat Islam perlu menjadikan awal tahun 2026 sebagai momentum memperbarui komitmen keimanan dan keislaman. Langkah ini penting agar umat lebih siap menghadapi perubahan zaman serta menjaga masa depan generasi.
Pesan tersebut disampaikan oleh akademisi UIN Ar-Raniry, Tgk Saifuddin A. Rasyid, saat menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Jamik Baitul Jannah, Jumat, 2 Januari 2026, bertepatan dengan 13 Rajab 1447 H.
Tgk Saifuddin mengajak jamaah melihat kembali perjalanan hidup selama 2025. Setiap orang sudah mengetahui amal yang telah ia lakukan. Karena itu, umat perlu meningkatkan kualitasnya pada tahun ini.

Ia menekankan pentingnya mengukur kekuatan iman, kedekatan kepada Allah, serta mutu ibadah sehari-hari. Umat juga harus siap menghadapi pengaruh negatif yang bisa melemahkan diri dan keluarga.
Awal tahun, menurutnya, menjadi titik tolak untuk berubah secara sadar, bukan sekadar rutinitas pergantian kalender.
Tgk Saifuddin menilai pergantian tahun hanyalah penanda perjalanan hidup. Umat dapat memakainya untuk menata langkah menuju kondisi yang lebih baik.
Ia mengibaratkannya seperti berjalan di atas jembatan. Setiap orang perlu hati-hati agar selamat sampai tujuan.
Menurut Tgk Saifuddin, tantangan masa depan tidak ringan. Lingkungan sosial terus berubah. Anak-anak menghadapi banyak godaan yang bisa menjauhkan mereka dari nilai agama.
Karena itu, umat harus berpegang teguh pada pedoman Al-Qur’an dan Sunnah Nabi.
Sebagai rujukan bacaan, jamaah dapat mempelajari tafsir dan panduan ibadah melalui situs resmi seperti Kementerian Agama Republik Indonesia (https://kemenag.go.id).
Ia juga mengingatkan sejumlah kelalaian yang sering terjadi. Sebagian umat masih menunda shalat berjamaah. Ada yang kurang peduli pada infak, dakwah, serta pendidikan iman dan akhlak dalam keluarga.
Momentum awal tahun harus menggerakkan setiap pribadi untuk kembali mengambil peran di tengah masyarakat.
Baca juga:
➡️ Mobil Klinik FDP di Bireuen, Anak-anak Korban Banjir
➡️ Paguyuban Pasundan Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Lima Kabupaten
Tgk Saifuddin menawarkan enam langkah praktis agar iman semakin kokoh:
Langkah ini perlu dilakukan secara konsisten, bukan musiman.
Di akhir khutbah, Tgk Saifuddin mengingatkan bahwa bulan Ramadhan semakin dekat. Waktunya tinggal sekitar satu setengah bulan. Umat perlu menyiapkan diri sejak sekarang.
Perencanaan yang baik akan membantu setiap muslim meraih kualitas ibadah yang lebih tinggi saat Ramadhan tiba.