25 Apr 2025 08:35 - 2 menit membaca

Mahasantri STAI Nusantara Aceh Asah Kemampuan Bicara di Depan Umum

Bagikan

Banda Aceh – Dalam upaya meningkatkan kapasitas interpersonal mahasantri, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nusantara Banda Aceh kembali menggelar pelatihan public speaking yang dikemas secara inspiratif. Kegiatan ini menghadirkan tokoh muda berbakat asal Pidie, Ust. M. Agmar Media, S.HI., MH., CPS., CITC., yang juga merupakan dosen Universitas Jabal Ghafur (Unigha).

Dalam penyampaiannya, Ust. Agmar menekankan pentingnya interpersonal skill sebagai bekal generasi menuju Indonesia Emas 2045. “Jika tidak punya keterampilan ini, Indonesia bisa jadi lemas,” selorohnya yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan peserta. Ia menegaskan bahwa kemampuan berbicara di depan publik bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan bagian dari jati diri generasi yang visioner dan siap bersaing.

Ketua STAI Nusantara Banda Aceh, Dr. Diky Wirianto, M.A., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam membuka wawasan mahasantri agar mampu tampil dan berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. “Public speaking adalah jendela penting bagi para mahasantri untuk tetap eksis dan mampu bersaing di masa depan,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa transformasi mindset adalah langkah awal untuk membentuk karakter yang unggul dan responsif terhadap tantangan zaman.

Sebagai bagian dari pengembangan karakter dan keilmuan, STAI Nusantara terus mengagendakan berbagai program pembinaan berkelanjutan. “Selain pelatihan seperti ini, kami juga rutin mengadakan kegiatan zikir Kanzus Sa’adah wal Rasyad, penguatan bahasa asing, pelatihan ICT, kajian kitab turats, dan kegiatan lainnya yang berjalan secara kontinu,” tutur Dr. Diky menutup sambutannya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Rumoh Bina Aneuk Nanggroe, Dr. Jamaluddin Thaib, MA, para guru dayah, serta civitas akademika STAI Nusantara. Suasana semangat dan antusiasme mewarnai kegiatan ini, yang menjadi bukti nyata komitmen STAI Nusantara dalam mencetak generasi intelektual yang unggul dan berakhlak pada masa mendatang.