10 Mar 2025 23:54 - 2 menit membaca

Masyarakat diajak jaga ketertiban ramadhan dan dukung Seruan ketua DPRA

Bagikan

Banda Aceh, 10 Maret 2025 – Dr. Tgk Jamaluddin Thaib, Sekretaris Forum Komunikasi Doktor Aceh (FKDA), mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah selama bulan suci Ramadhan. Ia menekankan bahwa suasana Ramadhan di Aceh berbeda dengan daerah lain di Indonesia, baik di siang maupun malam hari.

Menurutnya, di siang hari tidak ada warung makan yang buka, tidak ada orang yang merokok sembarangan, dan warung kopi pun sepi dari aktivitas nongkrong. Sementara itu, di malam hari setelah berbuka hingga pukul 22.00 WIB, masyarakat lebih fokus menjalankan ibadah dengan penuh ketenangan dan kedamaian. Suasana ini, kata Tgk Jamaluddin, adalah anugerah yang patut dijaga dan disyukuri bersama.

Sebagai Pimpinan Dayah Darul Fityan Banda Aceh, ia juga mendukung seruan Ketua DPRA agar ketertiban selama bulan Ramadhan tetap terjaga. Ia berharap tidak ada kehebohan, perselisihan, atau demonstrasi dengan isu apa pun yang dapat mengganggu kenyamanan beribadah. Menurutnya, hal-hal semacam itu bisa berdampak pada berkurangnya pahala puasa, meskipun tidak sampai membatalkannya.

Tgk Dr. Jamaluddin Thaib juga mengimbau masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi agar melakukannya secara dialogis dengan pihak terkait. Ia juga menyarankan, jika memang harus menggelar aksi unjuk rasa, sebaiknya ditunda hingga setelah Idul Fitri demi menjaga suasana Ramadhan yang damai dan kondusif.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan bulan Ramadhan di Aceh dapat berlangsung dengan penuh keberkahan. Nilai-nilai keislaman yang telah menjadi identitas masyarakat Aceh diharapkan terus terjaga, sehingga suasana ibadah tetap nyaman dan khusyuk bagi semua umat Muslim