19 Mei 2025 21:53 - 2 menit membaca

Pemanfaatan Mendeley dan Prinsip Publish or Perish Permudah Sitasi Ilmiah

Bagikan

Banda Aceh – Dalam rangka meningkatkan mutu dan efektivitas penulisan ilmiah, para dosen dan mahasiswa didorong untuk memaksimalkan pemanfaatan perangkat lunak manajemen referensi seperti Mendeley. Hal ini disampaikan oleh Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Muhammad Yusuf Zulkifli, M.A, dalam kegiatan pelatihan Peningkatan Kapasitas Dosen di Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan di Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Nahdlatul Ulama Aceh.

Pemanfaatan alat bantu dalam penulisan ilmiah seiring perkembangan teknologi informasi kini menjadi sesuatu yang tidak bisa dihindari, termasuk penggunaan kecerdasan buatan. Meski demikian, pendekatan yang digunakan harus tetap berlandaskan pada etika akademik tanpa menghilangkan nalar akademik. Aplikasi seperti Mendeley dirancang untuk mendukung dan mempercepat pekerjaan manusia. Selain mengelola daftar pustaka, Mendeley dan konsep publish or perish juga mempermudah proses sitasi otomatis sesuai dengan gaya penulisan yang dibutuhkan penulis.

Lebih lanjut, prinsip publish or perish yang kini menjadi indikator kinerja akademik turut mendorong sivitas akademika untuk semakin produktif dalam menghasilkan karya ilmiah. Kombinasi antara keterampilan mengelola referensi menggunakan Mendeley dan pemahaman akan pentingnya publikasi ilmiah memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan kapasitas riset dan reputasi institusi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menurut sejumlah praktisi akademik, penggunaan Mendeley secara konsisten terbukti mampu meminimalkan kesalahan dalam sitasi dan mempercepat proses penyusunan karya ilmiah. Di sisi lain, budaya publish or perish dianggap dapat menciptakan ekosistem akademik yang lebih dinamis, kolaboratif, dan kompetitif.

Peningkatan literasi digital di kalangan dosen dan mahasiswa menjadi faktor kunci dalam menghadapi tantangan dunia riset yang semakin kompetitif. Oleh karena itu, pelatihan serta pendampingan dalam penggunaan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley terus digalakkan di berbagai perguruan tinggi di Aceh. Selain dihadiri oleh Ketua LP3M STAI Nusantara, kegiatan ini juga menghadirkan Wakil Dekan III Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry, Dr. Abd Mujahid Hamdan, M.Sc.