

Aceh Utara – Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (PKH), Amiruddin, kembali mengadakan pertemuan rutin Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah binaannya. Dalam pertemuan kali ini, Dr. Amiruddin, MA alumnus Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh ini yang telah mengantongi sertifikat kompetensi di bidang FDS (Family Development Session) dan Penanganan stunting dari Kementerian Sosial RI, menyampaikan berbagai modul penting yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Pertemuan tersebut membahas 5 modul utama dalam P2K2, yang terdiri dari:
Modul Pendidikan,Modul Ekonomi,Modul Kesehatan dan Gizi,Modul Perlindungan Anak,Modul Kesejahteraan Sosial.Kelima modul ini dirancang dalam 14 sesi, mencakup aspek pengelolaan keluarga, pengasuhan anak, hingga penguatan ekonomi untuk mendukung keberlanjutan kesejahteraan keluarga.
Selain itu, Dr. Amiruddin juga menyampaikan materi khusus mengenai penanganan dan pencegahan stunting. 5 modul terkait stunting yang dibahas terbagi dalam 15 sesi, meliputi:

Permasalahan Stunting,
Pencegahan dan Penanganan Stunting Melalui Pemenuhan Kesejahteraan Ibu Hamil,Pencegahan dan Penanganan Stunting Melalui Pemenuhan Kesejahteraan Bayi Baru Lahir dan Ibu Menyusui,Pencegahan dan Penanganan Stunting Melalui Pemberian Stimulasi pada Anak,Pemanfaatan Bantuan Sosial dalam Pemenuhan Gizi Bagi Anak dan Ibu Hamil,Pencegahan dan Penanganan Stunting Melalui Kebersihan Diri dan Lingkungan,

Pemetaan Potensi Keluarga dan Mendukung Aksi Bersama dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting.
Dr. Amiruddin menekankan pentingnya kolaborasi aktif antara pendamping sosial dan KPM dalam mencegah dan menangani stunting, terutama dengan memastikan pemenuhan gizi, kesehatan, dan kebersihan lingkungan keluarga. “Dengan memahami modul ini, saya berharap KPM dapat mengaplikasikan langkah-langkah nyata dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan merasa terbantu dengan pembekalan materi yang terstruktur dan aplikatif ini. Pertemuan rutin seperti ini diharapkan terus menjadi bagian integral dari upaya pemerintah dalam memberdayakan keluarga penerima manfaat PKH, sekaligus mendukung target penurunan angka stunting secara nasional.
Dr. Amiruddin, dengan keahliannya yang diakui, menjadi sosok inspiratif dalam memberdayakan masyarakat dan berkontribusi nyata dalam peningkatan kualitas hidup keluarga rentan di wilayah kerjanya. ia sudah pernah ditempatkan di Kecamatan Paya Bakong, Kecamatan Sawang, Kecamatan Banda Baro dan Saat ini Aktif sebagai Pendamping Sosial di Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara.