

Banda Aceh – STAI Nusantara secara resmi melepas Tim Safari Ramadhan yang akan bertugas di lima kabupaten/kota dalam rangka mengisi tausiah dan menghidupkan syiar Islam pada bulan suci Ramadhan 1447 H.
Acara pelepasan digelar di Masjid Baitussalam, Gampong Tibang, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Sabtu (1/3). Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan kampus sebagai wujud pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, sekaligus mempererat silaturahmi dengan berbagai lapisan masyarakat di daerah yang dikunjungi.
Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Jamaluddin Thaib, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tim Safari Ramadhan tahun ini akan disebar ke lima kabupaten/kota, yakni Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya, Pidie, dan Pidie Jaya. Tim tersebut akan melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan, khususnya menjadi imam tarawih dan menyampaikan tausiah di sekitar 17 masjid yang tersebar di wilayah tersebut.
Selain itu, tim juga akan membimbing anak-anak dan remaja di dua lokasi, yaitu Masjid Tibang Banda Aceh dan Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, sebagai pusat pengabdian dan pembinaan tahun ini.

Tgk. Jamaluddin menambahkan bahwa kegiatan pembinaan akan dilaksanakan selama satu minggu dengan fokus pada pemulihan trauma pascabencana, penguatan spiritual dan ibadah, tahfiz dan tahsin Al-Qur’an, sosialisasi pencegahan narkoba dan dampak game online sejak dini, serta pelatihan kerajinan tangan dari bahan-bahan bekas.
“Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan motivasi dan semangat untuk meraih asa dan harapan bagi generasi pascabencana. Insya Allah kegiatan ini juga akan ditutup dengan buka puasa bersama serta pemberian bingkisan kepada para peserta,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua STAI Nusantara, Dr. Dicky Wirianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bukti nyata kepedulian dan keikutsertaan kampus dalam pembinaan masyarakat, terutama bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini memadukan Safari Ramadhan dengan program pembinaan generasi melalui tema “Pesantren 1000 Cahaya: Membangun Harapan dan Impian Pasca Bencana Banjir Bandang.” Program pembinaan ini juga sejalan dengan salah satu program BCB BAZNAS RI STAI Nusantara Banda Aceh yang mendapat dukungan pembiayaan dari Bank Aceh Syariah Provinsi Aceh.
Dr. Dicky berharap kegiatan tersebut dapat membawa dampak positif serta memberikan semangat baru bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja di wilayah terdampak bencana.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh civitas akademika STAI Nusantara, para donatur, serta BAZNAS atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.